![]() |
| soft opening dan forum Kasemsem di Abyssinia cafe, Telang |
Bangkalan - Berbeda dengan cafe-cafe biasanya yang soft openingnya mengundang artis atau tokoh terkenal, Abyssinia Cafe menggelar soft opening yang diisi dengan kajian ilmiah terkait isu-isu generasi millenial saat ini pada Selasa (8/10).
Soft opening yang dilakukan Abyssinia Cafe ini dihadiri oleh banyak komunitas-komunitas di sekitar Bangkalan. Mulai dari tokoh masyarakat, mahasiswa, warga sekitar, bahkan hingga santri-santri maupun komunitas-komunitas jalanan pun turut hadir dalam soft opening-nya.
Multazam, Owner Abyssinia Cafe mengatakan bahwa sebagai pemuda harus selalu kreatif dan inovatif. "Kesuksesan seseorang itu tidak dapat diukur dengan apapun, tapi bisa dibuktikan dengan apa yang dihasilkannya," ujar pemuda yang juga mahasiswa Universitas Airlangga Surabaya itu.
Sementara Dwi Jaka mengatakan bahwa soft opening yang dilakukan sekaligus dengan Kajian Sejuta Motivasi Semangat Milenial (Kasemsem) adalah dalam rangka mengajak semua kalangan untuk memahami problematika dan realitas di sekitarnya.
"Kita tidak membedakan kelompok atau golongan, mazhab, organisasi, atau komunitas apapun, dari manapun mereka asal mau bergabung tidak menjadi persoalan. Kita mencoba saling mengerti dan memahami masalah-masalah kekinian,” katanya.
Kasemsem dalam soft opening Abyssinia Cafe ini diisi oleh Drs. Rik Suhadi yang juga sekaligus pengasuh Pondok Babussalam Socah dan Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bangkalan yang juga berlangsung sangat menarik. (alda)
loading...


0 Comments