![]() |
| diskusi ekoliterasi ANC |
Bangkalan - Komunitas An-Nur (ANC) menyelenggarakan diskusi ekoliterasi perdana dengan mengusung tema "Teologi Lingkungan: Etika Pengelolaan Lingkungan dalam Perspektif Islam" pada Kamis (10/10) malam di halaman Gedung Pertemuan Universitas Trunojoyo Madura (UTM).
Akbar Hidayatullah, kader hijau muhammadiyah yang sekaligus pemantik dari diskusi ini mengatakan bahwa ada beberapa pendekatan yang bisa digunakan dalam memahami krisis lingkungan.
"Pendekatan antroposentris, biosentris, ekosentris maupun melihat dalam konsep ekofeminisme," ujar mahasiswa semester akhir Fakultas Hukum UTM itu.
Ia menambahkan bahwa bencana alam disebabkan oleh campur tangan dan ulah manusia yang memandang dirinya sebagai subjek dari segala sesuatu. "Dan adanya psikologi dominasi dalam diri manusia, sehingga ia selalu ingin menguasai dan mendominasi, manusia mengeksploitasi alam sesukanya melalui indsutrialisasi, dan cara hidup yang teramat konsumtif," imbuhnya.
"Selain itu," lanjutnya, "ada perbedaan relasi atau interaksi antara manusia dengan alam di hari ini dan di masa lampau," bebernya.
Di sisi lain, Widia Yuliati menegaskan bahwa dalam Al-Qur'an telah banyak disinggung kerusakan-kerusakan yang diperbuat oleh tangan-tangan manusia. "Dan banyak pula dijelaskan bagaimana seharusnya manusia harus berinteraksi dengan alam, menjaga dan melestarikannya," jelasnya.
"Ada keterkaitan yang linier," lanjutnya, "antara tingkat kerusakan dan bencana alam di bumi ini dengan kerusakan aqidah dan tingkat keberimanan seseorang," tukasnya.
Diskusi yang berlangsung cukup menarik terjadi, dan ke depannya akan berlangsung secara berkala dan berkelanjutan sekaligus melakukan kampanye peduli lingkungan di tengah masyarakat secara konsisten untuk sama-sama menyadari relasi manusia dengan alam yang sudah semakin menua dan banyak dirusak oleh manusia. (ubay)
loading...


0 Comments