![]() |
| Politeknik Negeri Madura (Poltera), Sampang |
Sampang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang mengalokasikan dana sebesar Rp 6,1 miliar untuk Kampus Politeknik Negeri Madura (Poltera). Anggaran yang melekat pada Dinas Pendidikan (Disdik) tersebut rencananya akan dialokasikan untuk pembebasan lahan kampus.
Taufik Hidayat, Bagian Humas Poltera mengatakan bahwa pembebasan lahan untuk pengembangan dan pembangunan kampus adalah menjadi kewajiban Pemkab. "Sudah ada komitmen antara pemkab dengan Kemenristekdikti (dulu) terkait pembebasan lahan," ujarnya.
Dalam komitmen awal, lahan yang disanggupi oleh Pemkab Sampang adalah seluas sepuluh hektar. Saat ini lahan yang sudah diabngung atau ditempati adalah sekitar lima hektar. "Sisanya segera dilakukan pembebasan lahan (tahun ini), itu komitmen Pemkab Sampang," ungkapnya pada Sabtu (9/11).
Target dalam dua tahun ke depan sebagaimana dikatakan Taufik, diharapkan akan ada gedung baru yang dibangun di lahan baru itu. Satu-satunya kampus negeri di Kabupaten Sampang itu juga berencana untuk membuka program studi baru. "Kita insyaAllah akan membuka program studi baru, itu wajib," tandas pria kelahiran Sumenep itu.
Sementara itu, Pj Sekkab Sampang Yuliadi Setiawan mengatakan bahwa dengan adanya komitmen (dengan Kemenristekdikti beberapa tahun lalu), pihaknya berharap agar Poltera terus berkontribusi untuk pembangunan di Madura, terutama di Kabupaten Sampang.
"Akan lebih baik kalau jurusan-jurasan vokasi yang disediakan di kampus itu memang yang betul-betul dibutuhkan. Jadi, ketika mereka lulus, bisa langsung berkontribusi, bekerja, dan terlibat dalam percepatan pembangunan di Sampang," ujarnya.
Yuliadi juga mengutarakan harapannya agar proses penerimaan mahasiswa baru, Poltera bisa lebih memberikan prioritas pada calon mahasiswa asal Sampang. "Ya, harunsnya kalau bisa lulusan-lulusan sekolah di Sampang itu jadi prioritas," pungkasnya.(*)
loading...


0 Comments