![]() |
| beberapa daerah di Bangkalan yang mengalami kekeringan, warga sedang mengantri pengisian air bersih beberapa hari lalu (ilustrasi) |
Bangkalan - Meski telah mulai memasuki musim penghujan, sebagian warga di Kabupaten Bangkalan masih cukup kesulitan mendapatkan air bersih, sehingga mencukupi kebutuhan air bersihnya dengan membeli.
Sohib, sopir tangki air dari salah satu sumur bor yang cukup sering melayani pengisian tangki dari Desa Aeng Tabar, Tanjung Bumi mengatakan bahwa warga kesulitan mendapatkan air bersih karena sumbernya masih kering. "Sumur-sumurnya masih sangat tergantung dengan curah hujan, kalau jarang hujan ya kering," ungkapnya.
Terkait dengan harga atau tarif pengisian air bersih itu, Sohib menuturkan bahwa harga pengisian air sangat bergantung juga terhadap jarak. "Tarif air tergantung jarak dari sumur bor ke rumah pembeli," terangnya.
"Misalnya, tangki kapasitas 5.000 liter, kalau ke Tramok Rp 300 ribu, ke Katol Timur Rp 350 ribu dan kalau lebih jauh, misal ke Amparaan bisa sampai Rp 500 ribu," jelasnya.(*)
loading...


0 Comments